Ikhwati Fillah, tahukah Antum bahwa Afghanistan adalah bumi Islam yang kaya akan orang-orang besar? Tak hanya para ulama yang dilahirkan di sana, namun sejak dahulu hingga kini, Afghanistan merupakan sarang pejuang militan. Salah satu dari sekian pejuang tersebut adalah Sultan Mahmud bin Sabaktekin Al Ghaznawi yang lahir di Ghaznah, kota di sebelah selatan Kabul.
Beliau termasuk penakluk hebat yang pasukan berkudanya berhasil mencapai India, dan menegakkan panji-panji Islam di sana. Konon luas wilayah yang berhasil ditundukkannya setara dengan jumlah seluruh penaklukkan yang terjadi di masa Amirul Mukminin Umar bin Khatthab t.
Penulis: Ridho Abdillah, Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ushuluddin UIM
3.Kedudukannya dalam ilmu.
Para ahli yang menulis biografi Umar bin Abdul Aziz sepakat bahwa beliau termasuk salah satu Imam (panutan dalam ilmu pengetahuan) di zamannya, sebagaimana ditegaskan Malik dan Sufyan bin Uyainah[1]. Di samping itu beliau juga digelari al-'Allamah (yang luas ilmunya), al-Mujtahid (ahli Ijtihad[2]) dan al-Hafidz (panutan dalam ilmu hadits)[3].
Suatu hari di umurnya yang masih 'seumur jagung' beliau pernah mengunjungi Abdullah bin Umar bin Khattab. Sepulangnya dari kunjungan tersebut beliau pun berkata kepada ibunya, "Ibu! Aku ingin sekali menjadi seperti kakek Abdullah bin Umar", hal itu beliau katakan berulang-ulang.[4]
Penulis: Ridho Abdillah, mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ushuluddin UIM
Prolog
Di tengah keheningan malam, di bawah atap rumah yang tidak seberapa bagusnya, sayup-sayup terdengar suara seorang perempuan penjual susu kepada anak gadisnya, "Campurlah susu ini dengan air!", katanya. Serta merta sang anak pun menolak seraya bertanya: "Apakah ibu tidak takut kalau hal ini diketahui khalifah Umar bin Khattab? "Umar tidak akan tahu", jawab ibunya spontan. Dengan penuh keyakinan gadis itu pun menimpali, "Kalau pun Umar memang tidak mengetahuinya, apakah berarti Tuhan yang menciptakan Umar juga tidak mengetahuinya?”. Sang ibu pun terperanjat lalu terdiam seribu bahasa.
Di sisi bumi yang lain, di bawah remang-remang cahaya rembulan, di samping dinding rumah penjual susu, berdirilah seseorang yang sedari awal mendengarkan percakapan itu melalui celah-celah di dinding rumah, seseorang yang sangat berwibawa, Umar bin Khattab sang khalifah.
Lima tahun berselang dari hilful fudhul tepatnya ketika beliau berusia 25 tahun beliau menikahi Khodijah bintu Khuwailid seorang janda terhormat, mulia dan kaya raya. Khodijah sebelum menikah dengan Rosululloh pernah menikah dengan dua orang. Pertama dengan ‘Atieq bin ‘Aa’idz Al Makhzumi dan melahirkan seorang putri setelah itu ia menikah dengan Abu Haalah Hindun bin Al Nabaasy Al Tamiemi dan melahirkan seorang putra, lalu Abu Haalah meninggal di masa jahiliah. Pernikahan beliau dengan Khodijah merupakan perkara yang pasti dan disepakati kaum muslimin dengan dasar pernyataan ‘Aisyah: Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam tidak menikahi wanita lain atas Khodijah sampai khodijah wafat. (HR Muslim)
Imam Ibnu Hajar menyatakan: Ini termasuk yang disepakati para ulama sejarah.
Demikian juga pujian dan keutamaan Khodijah yang banyak disampaikan Rosululloh shalallahu ‘alaihi wa sallam adalah bukti konkret Khodijah adalah salah satu istri beliau shalallahu ‘alaihi wa sallam bahkan ia adalah istri pertama beliau shalallahu ‘alaihi wa sallam. Namun riwayat-riwayat yang memerinci proses perkenalan dan usaha perdagangan beliau mengelola dagangan Khodijah sampai pernikahannya seluruhnya riwayat yang lemah walaupun sangat terkenal (Lihat keterangan ini dalam kitab As Sirah Ash Shohihah karya DR. Akrom Dhiya’ Al Umari 1/112)
Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mempunyai keberanian yang mengagumkan dan tiada tandingannya dalam membela agama dan menegakkan kalimatullah Ta'ala. Beliau mempergunakan nikmat-nikmat Allah Ta'ala yang dicurahkan atas beliau pada tempat yang semestinya. 'Aisyah radhiyallahu 'anha telah mengungkapkan hal itu dalam sebuah hadits:
Assalammu'alaikum. Barakallahu fik.Ustadz, ana mau tanya tentang HIPNOTIS menurut Al Qur'an dan Sunnah. Apakah itu termasuk musyrik???Jazakallahu khairan Berikut ini jawaban para ulama dalam komi...
Assalammu'alaikum.Ustadz saya mau tanya tentang hukum "Multi Level Marketing" dalam syariat Islam menurut Al Qur'an dan As Sunnah??? Jazakullah Khairan.................................................. Berikut ini jawaban para ulama da...
Pertanyaan Ass. Wr. Wb.Yth. para ustadzKiranya bolehkah saya bertanya mengenai hukum atau cara apa yang harus saya sikapi untuk istri yang berselingkuh?Perselingkuhan itu sendiri terjadi 2 waktu, pertama ...
S. Benarkah ungkapan” Kebenaran yang tidak teroganisir akan dikalahkan oleh kebatilan yang terorganisir rapi” bersumber dari Ali ibn Abi Talib? Jika benar apa maksudnya? dan bolehkah ini dijadikan sebagai dasar ...
“Sesungguhnya Rasulullah telah bersabda : Agama itu adalah Nasehat , Kami bertanya : Untuk Siapa ?, Beliau bersabda : Untuk Allah, Kitab-Nya, Rasul-Nya, para pemimpin umat Islam, dan bagi seluruh kaum muslim” HR Muslim
"Ketahuilah bahwa dalam jasad ada sekerat daging jika ia baik maka baiklah seluruh jasadnya dan jika ia rusak maka rusaklah seluruh jasadnya. Ketahuilah bahwa segumpal daging itu adalah hati”.(Bukhari & Muslim)
“Barangsiapa yang mengada-adakan sesuatu dalam urusan agama kami ini yang bukan dari kami, maka dia tertolak". (HR Bukhari dan Muslim)